Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TRAGIS ! Mahasiswa Disiram Air Keras Oleh Oknum Polisi Hingga Matanya Buta Karena Melakukan Demo Tolak PPKM

Aksi demonstrasi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Kabupaten Pangkep berakhir ricuh di Kantor Bupati Pangkep, Senin, 19 Juli 2021. Aksi unjuk rasa tersebut soal pembatasan beasiswa pendidikan dari Pemda Pangkep.

Aksi yang awalnya berlangsung damai namun tiba-tiba bentrok dengan aparat. Ini terjadi saat massa aksi hendak menyampaikan aspirasinya di halaman Kantor Bupati. Akibatnya sejumlah pendemo menjadi korban represif. Bankan satu orang nyaris buta akibat air keras disiramkan aparat.

Ketua IPPM Pangkep, Awal Fajaruddin menceritakan kronologinya, awalnya massa aksi menyampaikan aspirasinya di perempatan Taman Musafir Kabupaten Pangkep kemudian melanjutkanya dengan longmarch menuju Kantor Daerah Kabupaten Pangkep.

Sesampainya, massa aksi kemudian melanjutkan demonstrasinya yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian, Satpol PP dan pihak Kodim 1421. Awalnya aksi demonstrasi berjalan dengan lancar dan aman, dengan orator yang bergantian menyampaikan aspirasinya.

“Namun setelah massa aksi menunggu beberapa lama, bapak bupati yang menjadi tujuan tuntutan teman-teman tak kunjung datang menemui massa aksi, olehnya itu teman-teman massa aksi memblokade jalan dan melanjutkan orasinya sampai bapak bupati hadir,” kata Awal dalam keterangan tertulisnya kepada Tebaran, Minggu, 19 Juli 2021.

Bupati tak kunjung hadir, akhirnya massa aksi kata dia diminta masuk ke halaman kantor menunggu bupati. Sesampainya di dalam pelataran kantor, kondisi yang awalnya membaik berubah menjadi situasi yang tidak terkontrol lagi karena tidak diperkenankan menyampaikan aspirasi.

“Massa aksi tidak diperkenankan untuk melanjutkan orasi ilmiahnya yang ada malah aparat dan juga Satpol PP melukakan aksi saling mendorong dengan mahasiswa,” ujranya.

Aksi dipimpin Muh Syawal Saputra. Saat dia hendak melerai pertikaian massa aksi dengan aparat malah berujung dengan tindakan represif. Matanya disiram bahan kimia oleh aparat.

“Salah satu dari aparat kepolisian menyemprotkan bahan kimia yang langsung tertuju ke mata jendral lapangan sekaligus Kabid 3 Humas IPPM Pangkep, (Syawal Saputra),” ngakunya.

Seketika itu kata dia lagi, korban minta tolong karena rasa perih dan sakit yang dirasakan di matanya. Korban langsung dilarikan ke taman samping kantor daerah. Tak lama kemudian korban dilarikan lagi ke RS Batara Siang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Hampir sampai 3 jam lebih korban baru bisa membuka matanya, menurut syawal selaku korban yang merasakan efek dari semprotan tersebut, rasanya sangat perih dan mata melengket seolah ada lem yang menepelakanya belum lagi rasa perih dan sakit yang ada sekujur leher dan muka yang juga menyulitkan bernafas,” paparanya.

Tak hanya Syawal kata dia ada 10 massa aksi lainnya ikut terkena semprotan air kimia tersebut bahkan ada yang terkena di dearah tangan dan terlihat melepuh. Atas insiden ini akan mengusut tuntas oknum melakukan penyiraman air kimia.

“Kami akan mengusut tuntas oknum yang melukakan tindakan yang sangat tidak berprikemanusiaan, kerena sangat akan merugikan korban mekihat korban hampir buta dan tidak dapat lagi melihat secara normal,” pungkas Awal.

sumber : tebaran.com

Posting Komentar untuk "TRAGIS ! Mahasiswa Disiram Air Keras Oleh Oknum Polisi Hingga Matanya Buta Karena Melakukan Demo Tolak PPKM"