Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KURANG AJAR, Kakek Setubuhi Cucu Delapan Kali Hingga Tewas, Salahkan Setan Yang Menggoda Dirinya

 


Lakukan aksi pencabulan terhadap cucunya, seorang kakek berinisial TS (54), warga Pademangan, Jakarta Utara, ditangkap Unit PPA Polres Metro Jakarta Utara. 

Kasus ini pun menuai sorotan dari Komnas Perlindungan Anak atau Komnas Anak, pasalnya sang kakek mencabuli cucunya sendiri yang masih di bawah umur hingga tewas. Alhasil, Komnas Anak bersama Cornelia Agatha langsung mendatangi pelaku dan meminta keterangannya. 

Korban berinisial KO (7) diketahui sebagai cucu tiri dari pelaku bejat tersebut. "Kami sebenarnya prihatin. Kejadian ini sungguh memilukan," ucap Arist Merdeka Sirait, selaku ketua Komnas Anak, dilansir dari akun Youtubenya. Ketika dihadapkan dengan Komnas Anak, tidak tampak raut penyesalan dari sang kakek. Melihat ekspresi pelaku, polisi dan Komnas Anak pun tampak geram.

Sebelum Komnas Anak mencecar pelaku, polisi terlebih dulu memberi peringatan sang kakek agar bicara jujur. "Semakin kamu berbohong, semakin kamu berat hukumannya. Semakin kamu jujur, akan diperingan (hukuman)," tegas seorang polisi dari Polres Metro Jakarta Utara.

"Benar, jujur aja pak, apa adanya," timpal pihak Komnas Anak. 

Setelah itu, Komnas Anak pun mencecar pelaku dengan rentetan pertanyaan. TS mengaku telah delapan kali mencabuli cucunya sejak Februari 2021. "Sudah delapan kali melakukan, Pak. Saya pakai tangan," kata TS, dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta. Kakek tiri ini mencabuli cucunya, KO di rumah kontrakannya di Pademangan, Jakarta Utara. 

Pelaku kerap melakukan aksi bejatnya di kamar mandi rumahnya saat diberi amanah untuk memandikan korban. Cucu tirinya yang berinisial KO memang tinggal bersama TS dan istri TS, KUR (45). Setiap pagi setelah KUR berangkat bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), TS punya tugas memandikan KO.

Aktivitas memandikan KO lama kelamaan membuat TS bernafsu. Memanfaatkan kondisi rumah sepi dan kepolosan KO, TS mulai melancarkan aksinya berkali-kali. Selama dicabuli sang kakek tiri, KO terus-terusan merintih kesakitan. 

Namun, rintihan kesakitan bocah tanpa dosa tersebut tak membuat TS berhenti melakukan aksinya. 

Pria tua bejat itu malah makin kesetanan mencabuli tubuh mungil KO dalam kamar mandi rumah yang menjadi saksi bisu kisah tragis ini. Kejamnya lagi, TS mengancam akan membunuh ibu dan nenek korban jika perilakunya diungkap. "Pada saat melakukan perbuatan tersebut, pelaku mengancam jangan sampai melaporkan. 

Kalo misalkan melaporkan kepada ibunya maupun kepada neneknya, nanti akan dibunuh mereka," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawa. 

"Ancamannya diam dek, atau gak, bakal digebuk," timpal pelaku membenarkan ucapan polisi. "Yang digebuk siapa? anaknya? Kalau berontak bakal digebuk gitu?" cecar polisi. "Iya," jawab pelaku masih tenang. Setelah itu, pelaku mengaku perbuatan kejinya yang mencabuli cucu hingga tewas itu karena merasa dirasuki setan. "Ada hawa setan, Pak," ucap TS. 

Mendengar pengakuan pelaku, tim polisi dan Komnas Anak langsung menggelengkan kepalanya geram.  Ditambah lagi, pelaku malah menyalahkan setan atas perbuatannya yang tega mencabuli cucu sendiri hingga tewas. pengakuan kakek tega cabuli cucu hingga tewas, polisi dan Komnas Anak dibuat geram (Youtube Arist Merdeka Sirait)

Bahkan, salah seorang tim dari Komnas Anak meminta sang kakek untuk bertubat. "Pak, tobat ya pak. Bapak sholat tobat ya pak," ujar Komnas Anak. Diminta untuk taubat, sang kakek cuma angguk-angguk. 

Hasil visum, sempat dikira korban terinfeksi Covid-19 

KO meninggal dunia pada Selasa (30/3/2021) setelah sempat dibawa ke beberapa rumah sakit. Sebelum wafat, KO mengalami gejala sesak napas dan mengeluh sakit pada kemaluannya di suatu pagi pekan lalu. 

KO lantas dibawa ke klinik, puskesmas, hingga rumah sakit. Akan tetapi, kondisinya terus menurun. Korban sempat dirujuk ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur. Tak lama kemudian, ia meninggal dunia di sana. 

KO awalnya diduga terpapar Covid-19. Oleh karena itu, rumah sakit lantas melakukan tes dan diketahui bahwa korban negatif Covid-19. Namun, dokter juga menginformasikan bahwa KO mengalami luka cukup parah di area vitalnya. "Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana, yakni kemaluan korban," ucap WL, paman korban, 

Keluarga pun memutuskan mengirim jenazah KO ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan visum. Hasil visum membenarkan pemeriksaan awal dokter tersebut. "Dari hasil visum itu memang kondisi kemaluan korban luka parah," kata WL. 

Keluarga lantas melaporkan hal tersebut ke kepolisian. Setelah penyelidikan, polisi dengan cepat menangkap TS. "Kita masih enggak percaya, masih syok. Karena dia (TS) memang sehari-harinya dipercaya jagain si KO ini," tukas WL. Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi membenarkan bahwa pelaku telah diringkus. 

"Korban mengalami infeksi pada alat vitalnya yang merambat hingga terjadi infeksi pada kantung kemih dan merambat hingga infeksi ginjal," ujar Nasriadi, dilansir dari Tribun Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Posting Komentar untuk "KURANG AJAR, Kakek Setubuhi Cucu Delapan Kali Hingga Tewas, Salahkan Setan Yang Menggoda Dirinya"