Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Sosok Youtuber Yudi Anggata Yang Sebut Kemaluan Wanita Baunya Busuk Seperti Terasi

 


Inilah klarifikasi YouTuber Yudi Anggata yang sebut organ intim wanita bau terasi.

Video YouTuber yang viral menikah dengan mas kawin sandal jepit itu kini menjadi sorotan.

Termasuk video klarifikasi YouTuber yang sebut organ intim wanita bau terasi tersebut.

Nama Yudi Anggata kini disorot publik.


@yudianggatableer

kah pade keberus cawet m mensak m nine lek DUNIE ne mno

♬ original sound - Yudi Anggata Bleer

Konten video yang dibuat YouTuber asal Lombok itu benar-benar menyakiti hati perempuan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Dalam video itu yang viral di media sosial, Yudi Anggata berbicara dalam Bahasa Sasak dan dengan nada menghina kaum perempuan.

Video Yudi Anggata di antaranya di unggah akun Facebook AndraDagull.

”Nine nane lueqan rawat mue, laguq bawaq wah berek. Ambun acan, bais malik. Inaq gamak, coba bawaqm pade pe-glowing sekali,” katanya.

(Perempuan sekarang kebanyakan rawat muka, tapi bagian bawah (alat vital) sudah busuk. Baunya kayak terasi, busuk lagi. Coba bagian bawah kalian glowingin sekali)

Setelah panen hujatan atas ucapannya, Yudi Anggata sempat membuat klarifikasi.

Pantauan TribunJatim.com, Jumat (25/3/2021), Yudi Anggata mengunggah video di Tik Tok minggu lalu.

Dalam video itu, Yudi Anggata masih bisa senyum-senyum.

Masih dalam bahasa Sasak, Yudi Anggata membantah bermaksud menghina perempuan dengan video tersebut.

Dia meminta agar mereka yang berkomentar merenungkan kata-kata yang diucapkan.

Dia pun membantah menyebut video tersebut ditujukan bagi semua wanita.

”Hanya nine nane (perempuan sekarang) tidak ada kata-kata semua perempuan,” katanya. 

Terlihat Yudi Anggata memilih menonaktifkan komentar di videonya.

Terancam Dilaporkan

Para aktivis perempuan begitu geram dengan ucapan Yudi Anggata yang viral.

Mereka selama ini telah berjuang mati-matian membela hak-hak perempuan.

"Saya merasa dilecehkan (setelah menonton video itu). Apalagi perempuan-perempuan lain," kata Nurul Utami, Ketua Solidaritas Perempuan (SP) Mataram, usai hearing ke markas Polda NTB, Kamis (25/3/2021).

Kata-kata yang keluar dari YouTuber tersebut menurutnya merupakan bentuk penghinaan harkat dan martabat manusia.

"Ini sangat menciderai rasa keperempuan lami, dihina seperti itu dan dilecehkan," katanya, kesal.

Bila perbuatan seperti itu dibiarkan, maka akan memberi dampak buruk bagi masyarakat.

Seolah-olah penghinaan dan ujaran kebencian seperti itu dianggap biasa.

Bila tidak ditindak akan mendorong orang lain berbuat sama, terus menghina perempuan.

"Orang nanti bisa berpikir sama seperti yang dia pikirkan," katanya, dikutip TribunJatim.com dari TribunLombok.

Video itu, kata Nurul, sangat mencederai perjuangan para aktivis perempuan selama ini getol mengedukasi masyarakat.

"Kerja-kerja kita untuk mendidik agar orang menghargai perempuan menjadi tercederai," katanya.

Mereka selama ini sudah berdarah-darah memperjuangkan agar hak perempuan dihargai.

Karena itu, Solidaritas Perempuan Mataram bersama NGO lainnya akan melaporkan perkara itu ke polisi.

"Kami akan seriusi kasus ini. Tetap kami masukkan laporan, kalau tidak hari ini, mungkin besok," tagas Nurul Utami.

Terpisah, Yan Mangandar, anggota tim koalisi mengatakan, persoalan tersebut hanya salah satu poin yang akan disampaikan ke Polda NTB dalam hearing kemarin.

Ada empat isu yang akan disampaikan dalam hearing ke Polda NTB.

Antara lain, terkait kasus pencabulan anak kandung dengan tersangka AA, mantan anggota DPRD NTB.

Pengaduan etik oknum polisi di kasus 4 IRT, video viral yang dianggap menghina perempuan dalam bahasa Sasak.

Serta apresiasi kepada pihak kepolisian terkait penuntasan kasus kekerasan seksual korban D di KLU.

Anggota koalisi terdiri dari 31 lembaga, antara lain Relawan Sahabat Anak (RSA), Lembaga Advokasi Rakyat untuk Demokrasi (LARD), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Yayasan Tunas Alam Indonesia (Santai), Solidaritas Perempuan (SP).

Yayasan Disabilitas Berkarya (Askara), LBH Apik, Lembaga Perlindungan Anak NTB, Formapi, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), BKBH Fakultas Hukum Universitas Mataram, Yayasan Galang Anak Semesta (Gagas) dan PBH Mangandar.

Selanjutnya LPA Kota Mataram, Sekumpulan Solusi Anak Bangsa, Inspirasi, LBH Pelangi, LBH Kawal Keadilan NTB, PKBI.

Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), RPPA Kota Mataram, FITRA NTB, LBH Parewa, Laskar NTB, Posbakum Pimpinan Wilayah Aisyiyah, Somasi NTB, GPAN, Endri’s Foundation, Kasta, Jalur, dan LPA Dompu.

Sumber : Tribunjatim.com 

Posting Komentar untuk "Inilah Sosok Youtuber Yudi Anggata Yang Sebut Kemaluan Wanita Baunya Busuk Seperti Terasi"