Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kesedihan Bapak Yaman Zai Karena Kehilangan Seluruh Anggota Keluarga dan Bayi Kecilnya Yang Berumur 1 Tahun


Isak tangis Yaman Zai pecah di Bandara Supadio Kubu Raya, Kalimantan Barat, usai mendengar bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang membawa istri dan tiga orang anaknya dinyatakan lost contact pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Yaman Zai merupakan warga asal Sumatera Utara menjelaskan dirinya di Kota Pontianak sedang bekerja selama kurang lebih satu tahun.

Dirinya menjelaskan, istri dan tiga anaknya hendak menyusulnya di Kota Khatulistiwa ini.

“Ada istri dan anak-anak saya. Anak saya tiga. Saya bekerja disini keluarga mau nyusul untuk libura,” bebernya.



Yaman mengabarkan, dirinya datang di Bandara Supadio dengan berniat hendak menjemput anak dan istrinya. Namun, kabar tak sedap menghampirinya.

“Saya ke Bandara mau jemput,” sambungnya.

Yaman tak mampu ketika melihat foto anaknya yang belum berusia satu tahun. Dirinya mengungkapkan, foto itu baru saja dikirim sang ibu nya tadi pagi.

Baru dikirim foto anak saya tadi sama istri. Kemarin bulan 2020 baru lahir. Gimana lah saya nggak mati lihatnya,” ujarnya terisak.

Selanjutnya, Yaman menyampaikan, terakhir dirinya melakukan kontak dengan keluarga kecilnya sebelum pesawat berangkat.

“Tadi kontak saya terakhir sudah dipesawat tadi. Ini sekarang saya telepon belum datang dan tidak aktif,” terangnya.***

sumber : wartapontianak.pikiran-rakyat.com

Posting Komentar untuk "Kesedihan Bapak Yaman Zai Karena Kehilangan Seluruh Anggota Keluarga dan Bayi Kecilnya Yang Berumur 1 Tahun"