Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MANTAP ! Siswa SMA/SMK/SLB di Jabar Akan Dapat Uang Rp700.000 dan Rp1,2 Juta Per Bulan

 


Kabar gembira bagi orang tua siswa SMA/SMK/SLB dan sederajat di Provinsi Jawa Barat. Mulai semester II 2021 mendatang, Pemprov Jabar akan memberikan bantuan sebesar Rp700.000 dan Rp1,2 juta per bulan. Bantuan sebesar Rp700.000 bagi siswa SMA/SMK/SLB dan sederajat swasta. Sedangkan bantuan Rp1,2 juta per bulan untuk siswa SMA/SMK/SLB dan sederajat negeri. 

 "Bantuan ini akan dialokasikan untuk SPP gratis. Nilainya Rp1,2 juta untuk tiap siswa di sekolah negeri dan Rp700.000 untuk siswa di sekolah swasta," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi di Bandung, Kamis (26/11/2020). Dedi mengemukakan, Disdik Jabar mengalokasikan dana sebesar Rp2,2 triliun untuk membiayai program tersebut. 

 Perinciannya, Rp1,8 triliun untuk sekolah negeri dan Rp800 miliar untuk sekolah swasta. "Saat ini, jumlah siswa SMA/SMK/SLB dan sederajat di Jabar mencapai 1,8 juta orang," ujar Dedi. 

 Ini Reaksi Demokrat Kadisdik Jabar menuturkan, nilai bantuan tersebut berbeda untuk siswa sekolah negeri dan swasta karena pendapatan Pemprov Jabar terbatas akibat pandemi COVID-19. "Inilah yang kami perjuangkan, BPMU (bantuan pendidikan menengah universal) naik. Namun, karena pandemi, Jabar kehilangan PAD (pendapatan asli daerah) hingga Rp6 triliun. Kalau dilihat dari kesesuaian memang masih dirasa kurang tapi kalau dibanding provinsi lain kita (Jabar) unggul," tutur Kadisdik. 

 Secara teknis, kata Dedi, dana bantuan akan dikelola oleh tiap cabang dinas pendidikan. Hal sama juga berlaku untuk sekolah swasta. "Pengelolaan didesentralisasikan di cabang dinas dan transfer dana langsung ke sekolah. Jadi, cabang dinas bisa mengelola anggaran ratusan miliar," katanya.

  Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jabar Oleh Soleh mengatakan, perbedaan nilai bantuan dilatarbelakangi kondisi asumsi APBD Jabar yang masih belum solid akibat pandemi Covid-19. Namun, jika ekonomi membaik, tidak menutup kemungkinan nilai bantuan akan sama, bahkan naik. 

 "Karena asumsi APBD kita masih belum pas akibat pandemi. Mudah-mudahan ke depan ekonomi membaik, mungkin di tahun 2022 tak ada lagi perbedaan," kata Oleh. Oleh memastikan, pihaknya akan mengawal program yang telah disahkan pada Senin (23/11/2020) lalu itu, agar bantuan bisa dirasakan langsung oleh para orang tua siswa SMA/SMK/SLB sederajat di Jabar. 

  "Kami berharap, dengan adanya program ini, tingkat pendidikan di Jabar semakin meningkat sekaligus memberi semangat kepada para orang tua dan siswa setelah lama tak belajar tatap muka sekaligus mengingatkan orang tua bahwa tidak ada alasan untuk menyekolahkan anaknya ke tingkat SMA," ujarnya.

sumber : inews.id

Posting Komentar untuk "MANTAP ! Siswa SMA/SMK/SLB di Jabar Akan Dapat Uang Rp700.000 dan Rp1,2 Juta Per Bulan"